Pemilik Pisau Nancap Di Tubuh Toto Ternyata Milik Tetangga Dekat?

canalberita.com–Pelaku pembunuh Darmanto alias Toto (56) di duga tetangga korban. Tempat tinggalnya  tidak jauh dari rumah korban.

Informasi dari sumber yang diperoleh calanberita.com, pelaku pembunuh berinisial AD berhasil ditangkap oleh tim gabungan pada malam harinya yaitu Minggu malam.

Warga Desa Basirih, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di gegerkan dengan penemuan sosok laki-laki berlumuran darah, pada Minggu (11/7/2021) pukul 06.00 WIB.

Laki-laki setengah telnjang dan berbaju merah tersebut diketahui bernama Darmanto alias Toto (56). Toto ditemukan di samping kandang ayam belakang rumahnya dalam kondisi tidak bernyawa lagi.

Informasi dari pihak kepolisian mengungkapkan, petugas piket Polsek Jaya Karya mendapat informasi dari warga yang melihat seseorang laki-laki tergeletak dibelakang rumah dan masih tertancap pisau ditubuh bagian tulang iga kiri korban.

Mendapat laporan tersebut, pihak Piket Polsek Jaya Karya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Selanjutnya pihak kepolisian melakukan penyisiran di sekitar TKP dan menemukan ceceran darah menuju kebun karet yang berada di belakang rumah TKP.

Pada kesempatan itu, polisi juga memperoleh informasi dari warga sekitar telah melihat seseorang melepas baju warna silver garis merah berlumur darah lari ke hutan.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin membenarkan telah terjadi peristiwa penganiayaan berat wilayah tersebut. Bahkan tim telah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang sesuai dengan ciri-ciri yang disampaikan oleh beberapa saksi.

Lebih lanjut diungkapkannya, sesuai keterangan saksi ada sebuah rumah yang mencurigakan di dalam hutan itu juga sudah dilakukan pemeriksaan namun sudah kosong, seperti tinggal pemiliknya.

“Kita mengamankan sebilah parang, satu baju diduga memilik pelaku yang dibuang sekitar 200 meter dari TKP, satu pisau, gagang parang dan satu lembar baju milik korban. Untuk motof belum jelas namun barang-barang korban tidak ada yang hilang,” ucapnya.

Ketika dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp, sejauh mana penyelidikan yang sudah dilakukan dan apakah benar informasi terduga pelaku orang dekat korban.

Polisi berpangkat dua melati emas dipundaknya ini mengaku belum bisa memastikan, karena kasusnya masih dalam pemeriksaan mendalam oleh penyidik. “Masih dalam pemeriksaan mendalam oleh penyidik mas. Insya Allah nanti sore kita rilis,” tutupnya, Senin 12 Juli 2021.

(CNB-1)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.