Dalami Ketarangan Saksi dan Lakukan Olah TKP Ulang, Pelaku Pembunuhan Nenek di Boyolali Masih Buram

canalberita.com — Polres Boyolali masih memburu dua orang pelaku pemalakan dan pembunuhan seorang nenek asal Mojosongo.

Ya, nenek berinisial M (65) warga Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Boyolali tewas usai dianiaya dua orang tak dikenal di dekat rumahnya pada Sabtu (17/7/2021) siang.

Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Eko Marudin, pemeriksaan saksi dan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan jajarannya.

“Dipimpin pak Kapolres, kami sudah melakukan olah TKP sebanyak dua kali,” katanya, Minggu (18/7/2021).

Hal ini dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku.

Selain itu, pihaknya juga terus mendalami informasi yang telah didapatkan, dan mencari informasi baru terkait identitas pelaku.

“Kami juga terus mendalami informasi-informasi baru yang kami dapatkan, baik olah TKP maupun dari keterangan saksi-saksi,” kata Eko.

Jenazah korban pun telah dilakukan otopsi, sebelum dimakamkan pada Sabtu (17/7/2021) malam.

“Jenazah korban sudah dilakukan otopsi di rumah sakit di Solo, namun untuk hasilnya belum keluar,” pungkasnya.

 

Masih Buron

Dua orang yang belum diketahui identitasnya tengah menjadi burunon polisi.

Pasalnya, mereka tega melakukan penganiayaan terhadap seorang nenek berinisial M (65).

Naas, nenek tersebut tewas akibat penganiayaan itu.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di area ladang tak jauh dari rumahnya, Sabtu (17/7/2021) sekira pukul 10.30 WIB.

Kapolsek Mojosongo, AKP Joko Winarno mengatakan, korban dianiaya saat mencari rumput di ladang.

“Awalnya, korban sedang mencari rumput untuk makan ternak di sebuah ladang, kemudian datang 2 orang,” ungkapnya, kepada TribunSolo.com, Sabtu (17/7/2021).

Hal tersebut diketahui, menurut pengakuan korban sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Dua orang diduga pelaku, terdiri dari seorang laki-laki, dan seorang perempuan.

“Kedua diduga pelaku, mendatangi korban, kemudian meminta uang ke korban,” ujarnya.

Setelah korban memberikan sejumlah uang, lantas pelaku memukuli korban.

“Setelah dianiaya oleh pelaku, korban meninggal dunia, untuk mengetahui penyebab kematian, jenazah korban dibawa ke RS Moewardi, untuk di autopsi,” jelasnya.

Saat ini, polisi masih mencari saksi lainnya, untuk mencari keterangan lebih lanjut.

 

(Sumber: Tribun News)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.